Home » » Pengertian Fasakh

Pengertian Fasakh

Pada malam ini saya akan memberikan tulisan mengenai "Fasakh", di mulai apa itu Fasakh, dll. Oke sobat kita awali dengan mengucap "bismillah" untuk memulai sesuatu,,
Fasakh ini secara etimologi berarti membatalkan. Dalam arti terminologis ditemukan beberapa rumusan yang hampir sama maksudnya di antaranya terdapat dalam KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia), yang berarti Pembatalan ikatan pernikahan oleh Pengadilan Agama berdasarkan tuntutan istri atau suami yang dapat dibenarkan Pengadilan Agama atau karena pernikahan yang terlanjur menyalahi hukum pernikahan.
Dari segi alasan terjadinya fasakh itu dapat secara garis besarnya di bagi kepada dua sebab, yaitu:
Pertama: Perkawinan yang telah berlangsung, ternyata kemudian tidak memenuhi persyaratan yang ditentukan, baik itu rukunnya, maupun syaratnya, atau lain hal.
Kedua: Fasakh yang terjadi kepada diri suami atau istri terdapat sesuatu yang menyebabkan perkawinan tidak mungkin dilanjutkan.
Kemudian beberapa Faktor yang menyebabkan terjadinya fasakh adalah: Syiqaq, fasakh karena cacat, fasakh karena ketidak mampuan suami memberi nafkah, fasakh karena suami ghaib, Fasakh karena Murtad dan fasakh karena melanggar perjanjian perkawinan, dll.
Yang mana disini penulis berpendapat bahwa semua alasan fasakh atau faktor-faktor penyebab terjadinya fasakh ini harus diselesaikan di Pengadilan Agama, walaupun pada dasarnya fasakh ini di bagi atas dua macam, yaitu:
Fasakh yang jelas, ini berarti pembatalan itu sudah jelas karena ada sesuatu yang melangggar dari rukun atau syarat, atau lainnya yang tidak bisa lagi dipertahankan. misalnya fasakh karena murtad, sesusuan.
Fasakh yang samar, ini berati aduan istri atau suami untuk fasakh dikarenakan misalnya karena ada cacat, maka di sini harus ada penelitian dulu dari hakim untuk memutuskan apakah perkawinan mereka itu bisa difasakh atau tidak.
Walaupun fasakh terbagi dua tetap saja harus dibawa ke Pengadilan Agama, karena kita mengacu agar putusnya perkawinan itu selain sah di mata agama juga sah di mata negara.
Kemudian akibat terjadinya fasakh, adalah suami tidak boleh ruju' kepada mantan istrinya selama menjalani masa iddah, karena putusnya perkawinan dalam bentuk fasakh ini berstatus bain shugra, bilamana suami itu mau kembali kepada mantan istrinya maka harus melakukan akad nikah yang baru.
Dan adapun hukum dan hikmah fasakh itu adalah, fasakh pada dasarnya hukumnya adalah mubah, tidak diperintah atau dilarang. Dan hikmah dari fasakh adalah memberikan kemaslahatan kepada umat manusia yang telah dan sedang hidup berumah tangga, yang dalam menjalani ikatan tersebut mengalami masalah yang tidak bisa mencapai tujuan perkawinan, yaitu sakinah, mawadah, dan warrahmah.
Anda sedang membaca artikel tentang Pengertian Fasakh Anda boleh menyebar luaskannya Artikel ini, namun jangan lupa untuk meletakkan link sumbernya.

0 comments:

Post a Comment

Sobat Blogger!
Alangkah Baiknya Jika Setelah Membaca Tulisan Ini Memberikan Komentar, Berupa Kritik dan Saran.
Yang Membangun Akan Blog Ini.
Terima Kasih.

Popular Posts

Twitter

Followers

Kunjungan



Flag Counter

Please Bantu Saya, Like This !!!

×

Powered By Blogger Widget and Get This Widget